Hubungan Masyarakat, Perusahaan, Pemerintah, dan Masyarakat Luar Negeri (Circular Flow Tiga Sektor dan Empat Sektor)

Setelah mengenal pelaku-pelaku ekonomi (utamanya masyarakat dan perusahaan), sekarang mari kita pahami bagaimana peran dari pelaku lainnya seperti pemerintah dan masyarakat luar negeri dan kembali menghubungkan bagaimana kaitan keempat sektor tersebut. Yang harus dipahami, tidak ada satu pun pelaku ekonomi yang dapat menjalankan aktivitasnya sendiri. Setiap keputusan yang diambil oleh satu pihak akan memengaruhi pihak lainnya.


A. Hubungan Masyarakat, Perusahaan, dan Pemerintah (Perekonomian Tiga Sektor) 

Dalam pembahasan sebelumnya, pada materi Siklus Aliran Pendapatan (Circular Flow Dua Sektor), Memahami Aktivitas Ekonomi di Sekitar Kita!, kegiatan ekonomi melibatkan masyarakat dan perusahaan. Untuk pembahasan selanjutnya, pelaku kegiatan ekonomi bertambah dengan keterlibatan pemerintah, karena dalam perekonomian, pemerintah juga memiliki peran penting dalam mengatur jalannya perekonomian.

Gambar 1: Circular Flow Tiga Sektor


Apa peran pemerintah dalam Circular Flow Tiga Sektor?

1. Pemerintah memungut pajak

Baik masyarakat maupun perusahaan wajib membayar pajak sesuai ketentuan yang berlaku. Pajak merupakan salah satu sumber utama penerimaan negara. Contohnya:

  • Pajak Penghasilan (PPh),
  • Pajak Pertambahan Nilai (PPN),
  • Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).

2. Pemerintah memberikan layanan publik

Pajak yang diterima digunakan untuk membiayai berbagai kebutuhan masyarakat. Misalnya: membangun jalan, menyediakan sekolah, membangun rumah sakit, membayar gaji ASN, menjaga keamanan, membangun jalan dan jembatan. Dengan demikian, uang yang dibayarkan masyarakat kembali lagi dalam bentuk pelayanan publik.

3. Pemerintah membeli barang dan jasa

Untuk menjalankan berbagai program, pemerintah juga melakukan pembelian kepada perusahaan. Misalnya:

  • membeli komputer untuk sekolah,
  • membangun gedung,
  • membeli kendaraan dinas,
  • memesan alat kesehatan.

Kegiatan ini menjadi pendapatan bagi perusahaan.

4. Pemerintah memberikan bantuan dan subsidi

Dalam kondisi tertentu pemerintah memberikan bantuan sosial, subsidi pendidikan, subsidi energi, bantuan kepada UMKM. Tujuannya adalah menjaga kesejahteraan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi.

Hubungan Antar Pelaku

Dalam perekonomian tiga sektor masing-masing pelaku kegiatan ekonomi memiliki perannya masing-masing, diantaranya: 

  • Masyarakat membayar pajak kepada pemerintah.
  • Perusahaan membayar pajak kepada pemerintah.
  • Pemerintah membeli barang dan jasa dari perusahaan.
  • Pemerintah memberikan pelayanan kepada masyarakat.
  • Pemerintah juga dapat memberikan bantuan kepada masyarakat maupun perusahaan.

Artinya, pemerintah bukan hanya sebagai pengatur, tetapi juga sebagai pelaku ekonomi yang ikut melakukan transaksi.

Contoh dalam kehidupan sehari-hari

Sebuah perusahaan konstruksi memperoleh proyek pembangunan jembatan dari pemerintah. Perusahaan mempekerjakan masyarakat sebagai pekerja proyek. Setelah jembatan selesai dibangun, masyarakat dapat menggunakannya untuk memperlancar aktivitas ekonomi. Dalam satu kegiatan tersebut terlihat adanya hubungan antara masyarakat, perusahaan, dan pemerintah.


B. Hubungan Masyarakat, Perusahaan, Pemerintah, dan Masyarakat Luar Negeri (Perekonomian Empat Sektor) 

Di era modern, kegiatan ekonomi tidak hanya berlangsung di dalam negeri. Setiap negara tidak dapat hidup dari hanya ketergantungan siklus ekonomi di dalam negeri, tetapi juga berhubungan dengan negara lain melalui perdagangan dan investasi.

Oleh karena itu, dalam siklus perekonomian empat sektor, model perekonomian berkembang menjadi rumah tangga keluarga/masyarakat, perusahaan, pemerintah, dan masyarakat luar negeri.

Gambar 2: Circular Flow Empat Sektor


Peran Masyarakat Luar Negeri

Masyarakat luar negeri dapat berinteraksi dengan suatu negara melalui berbagai kegiatan.

1. Ekspor

Perusahaan menjual barang atau jasa ke negara lain. Contohnya kopi Indonesia, minyak kelapa sawit, tekstil, produk furnitur. Melalui ekspor, perusahaan memperoleh pendapatan dari luar negeri.

2. Impor

Perusahaan atau masyarakat membeli barang dari negara lain. Misalnya gandum, mesin industri, telepon genggam, bahan baku pabrik. Impor memungkinkan kebutuhan yang tidak dapat dipenuhi di dalam negeri tetap tersedia.

3. Investasi Asing

Perusahaan luar negeri dapat menanamkan modal di Indonesia. Dampaknya antara lain membuka lapangan kerja, meningkatkan produksi, mendorong pertumbuhan ekonomi, memperkenalkan teknologi baru.

4. Hubungan Pemerintah dengan Negara Lain

Pemerintah juga menjalin hubungan ekonomi dengan negara lain melalui perjanjian perdagangan, kerja sama ekonomi, pinjaman luar negeri, bantuan internasional, kerja sama pembangunan. Hubungan ini bertujuan memperkuat perekonomian nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mengapa Hubungan dengan Luar Negeri Penting?

Tidak semua kebutuhan dapat diproduksi sendiri oleh suatu negara. Melalui hubungan internasional ada beberapa dampak positif yang akan dirasakan, diantaranya masyarakat memiliki lebih banyak pilihan barang dan jasa, perusahaan memperoleh pasar yang lebih luas, pemerintah dapat memperkuat kerja sama ekonomi, pertumbuhan ekonomi nasional dapat meningkat.

Namun, hubungan dengan luar negeri juga membawa tantangan, seperti persaingan produk asing, perubahan nilai tukar, dan gejolak ekonomi global.

Untuk lebih memahami materi ini, simak video di bawah ini!



Asesmen

Lengkapilah titik-titik pada kolom yang masih belum terisi, kerjakan di buku latihan!

Model PerekonomianPelaku yang TerlibatBentuk Hubungan
Dua SektorMasyarakat dan Perusahaan....................
Tiga SektorMasyarakat, Perusahaan, Pemerintah....................
Empat SektorMasyarakat, Perusahaan, Pemerintah, Masyarakat Luar Negeri....................

0 Komentar